Rabu, 29 Februari 2012

Budidaya Sengon

Budidaya Sengon di Jawa Tengah sudah dikenal oleh semua petani. Biasanya para petani melakukan budidaya sengon dalam jumlah kecil, budidaya sengon ini tujuannya untuk mendapatkan kayu sengon yang besar di beberapa tahun lagi, kemudian kayu sengon itu dimanfaatkan untuk pembangunan rumah mereka masing-masing.
budidaya sengon
Dengan perubahan zaman sekarang ini rata-rata masyarakat tidak melakukan budidaya sengon untuk kebutuhan pembuatan rumah sendiri, rata-rata masyarakat petani budidaya sengon untuk dijual dalam bentuk pohon, terkadang tidak harus menunggu besar, umur 3 tahun pun sudah mulai dijual.

Para petani di Jawa Tengah akhir-akhir ini mulai melakukan budidaya sengon dalam jumlah banyak mulai dari 100 pohon sampai ada yang 5 hektar. Budidaya sengon ini bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam target waktu 5-6 tahun. Di tahun ke-5 atau ke-6 petani kemudian menjual pohonnya ke pedagang kayu. Pedagang kayu biasanya menjual kayu sengonnya langsung ke pabrik.

Pengepul Kayu Sengon Merupakan Bisnis Tersendiri
Di daerah Kecamatan Sukorejo kabupaten Kendal Jawa Tengah mulai banyak bermunculan pengepul kayu sengon, bermunculannya pengepul kayu sengon ini disebabkan mulai munculnya petani yang melakukan budidaya sengon dalam jumlah besar. Di kecamatan Sukorejo biasanya para pengepul menjual kayu sengonnya ke pabrik di kabupaten Temanggung ataupun pabrik kayu lapis di kecamatan Sukorejo itu sendiri. Di Sukorejo sendiri ada kira-kira puluhan pabrik kayu.

Bisnis Bibit Sengon Pun Menjadi Ramai
Di kecamatan Sukorejo kabupaten Kendal Jawa Tengah juga banyak petani yang secara khusus melakukan budidaya bibit sengon, bibit sengon ini dapat ditemukan di dekat Terminal Sukorejo. Para pembaca dapat membeli sendiri bibit sengon ini di sana jika hendak mulai bisnis budidaya sengon.